ucapan datang lebih awal tahun ini..

December 10th, 2008 by gitasahiva

Alhamdullilah, besok (insyallah) usiaku bertambah 1 lagi. Subhanallah, dah 34, hik, dah tua juga ya, dan harapannya bertambah usia, bertambah dekat juga pada Allah. Amiin.

Lucunya, tahun ini daku banyak menerima ucapan selamat ulangtahun lebih awal, hehehe..Dimulai dari Kak Fe (thanks a lot Sis), Si Kakak yang pernah 1 rumah beberapa bulan waktu masih di Lingke, Banda Aceh sudah mengirimkan ucapan via sms tgl 4 kemaren. Waduh, masih 1 minggu lagi Kak. Tapi ngga papa deh, sepertinya si Kakak memakai prinsip “Sooner the better” kali, hehehe…

Kemudian juga teman-teman di FS (makasi Wid, Nank, Mas Nasandi) via comment ataupun message, melalui sms (makasi Dede), bahkan “perayaan” ultahku pun sudah lebih awal dilakukan tadi malam (tgl 9 des malam). Alasannya simpel aja, selain karena digabung dengan perayaan ultah Mama yang mestinya tgl 1 Desember kemaren (sory Mum, i still can’t give you a son in law as a present), juga “memanfaatkan” daging kurban (yang stelah dibagi ke mana2 tetapi masih tetap kebagian banyak) yang dimasak dan dijadikan lauk makan bersama seluruh keluarga :). Sederhana. Doa dan kebersamaan, intinya…

Kalau diingat-ingat, baru tadi malamlah aku merayakan ultah di rumah setelah 3 tahun absen. Tahun 2005, di Banda Aceh bersama teman-teman Lingke dan Unicef. Tahun 2006, di Jakarta, sepi boo sendiri di hotel (eh ada 1 temen yang nemin ding), trus tahun 2007 kemaren yang paling berkesan karena bertepatan dengan umroh sunat di Mekkah, dan makan bersama di Maktab.

Waktu ultah ke 25 kemaren, aku menghadiahi diriku sendiri kumpulan cerita tulisan2ku yang pernah dimuat di media massa, dengan judul “25″. Untuk kalangan terbatas saja sih, tapi buku yang kubuat secara sederhana manual (tahun 1999, gw belum kenal program macem2 untuk buat buku, ngetik juga masih pake amipro) itu bagiku adalah luar biasa. Akhirnya aku punya buku :)
Ultah ke 30 kemaren eh dah 4 taon yang lalu sih, hehehe…Aku menghadiahi diriku dengan membeli peralatan make up (dengan Ika Si Pengamat Mode dan Beny Kritikus Fashion). Untuk pertama kalinya daku punya blash on dan eye shadow. Dan akhirnya sodara-sodara, ke 2 benda itu “tercampak” 1 bulan yang lalu dengan manisnya ke tong sampah. Belum setengah kepake, tapi terpaksa dibuang karena menurutku mestinya dah expired, hehehehehee…

Trus Ultah besok ke 34 gw menghadiahi diriku apa ya? Hm, mestinya cowo kali ya, hahaha…No comment ajalah soal yang satu itu, udah ada yang ngatur. Yang membuatku kemaren sempat ’sakit perut’ (karena tersadar ini sudah masuk bulan Desember, akhir tahun wooi) malah mengingat tesisku yang ngga ada kemajuan apapun. Hik..

Balik ke soal ultah, bagiku, semua ultah di mana pun dan ke berapa pun harusnya memberi kesan. Harusnya dimaknai dengan syukur yang mendalam. Mengingat bahwa dengan bertambah usia berarti berkurangnya ‘jatah’ hidup kita di alam fana ini. Ber-muhasabah, berintrospeksi, berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi, lebih mencintai Allah dan dicintai oleh sesama….Dan bersama keluarga, teman, sahabat dan orang-orang yang aku cintai dan mencintaiku, serta tetap dalam iman bagiku adalah anugerah yang luar biasa yang diberikan Allah padaku. Thanks ya Allah, memang tidak ada nikmatMu yang dapat hamba dustakan….(catatan menjelang ulangtahun 08)

Apakah ini akhir duniaku?

October 10th, 2008 by gitasahiva

Is this the end of my world?
Judul ini adalah subject dari email yang aku terima dari salah seorang sahabat kemaren (terpaksa diedit jadi bahasa indonesia krn dengan subjek itu sbg judul, daku banyak menerima spam tawaran obat kuat, hahahaah…-gita)

Dari judulnya saja aku bisa ‘meraba’ perasaannya saat ini, putus aja..cemas, penuh dengan kekhawatiran-kekhawatiran terhadap masa depan.

 

Banyak hal yang hendak dan bisa aku katakan pada sahabatku ini. Sayang, dia tidak berada di depanku sekarang. Untuk mengatakan padanya langsung via telephon atau sms, aku pikir juga tidak akan cukup banyak waktu dan pulsa. Bukan aku pelit ‘pulsa’ tapi ada beberapa hal yang membuatku tidak dapat melakukan itu. Jarak salah satunya.

 

Aku mencoba menghitung tahun keberapa persahabatan kami.Hm, 6 tahun. Aku tidak tahu apakah itu waktu yang cukup untuk bisa ‘mengenal’ seseorang. Tapi aku mrasa cukup mengenal sahabatku itu. Meski waktu terus bergerak, dinamis, termasuk juga proses hidup yang kami jalani. Proses yang mengantarkan kami bahwa bentuk hubungan yang kami jalani adalah sangat pas sebagai “sahabat”.

Di awal persahabatan, kita malah lebih sering ‘berantem’, berdebat, saling ejek dan ‘hina’. Skarang sih masih tetap, tapi semenjak ada masalah, aku melihat dia menjadi sangat mellow.

 

Akhirnya aku menulis,

 

Assalamualaikum,

Aku tidak akan menulis banyak untukmu, karena kata-kataku belum tentu cukup berharga untuk kamu simak. Tapi aku berharap, kata-kata Nya (I write it in red font) dapat memberikan kekuatan, seperti yang juga aku dapatkan. I know you will make it!

Allah tidak akan menyalahi janjiNya. Jadi, biarlah di “curhat”mu ini. Dia yang akan ‘menjawab’.

 

 

Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Allah mengujinya, agar ia mendengar sentuhan cintaNya dan berendah diri dalam mihrab cintaNya (HR. Baihaqi)

 

Di ujung batas kemampuan hati tuk berdiri dan berlari, aku seperti dipaksa berdiri dan berjalan di  atas pecahan kaca yang melukakan hati sedemikian dalamnya. Mungkin Tuhan sedang bercanda denganku atau Tuhan benar benar sedang menghukumku. AKU TIDAK TAHU.
Jika Tuhan sedang bercanda sungguh ini sudah kelewatan batas. Tapi jika sedang menghukumku  maka sampai kapan hukuman itu kujalani?

 

Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sekecil zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi Nya

(Q.S An Nisa: 40)

 

……..Minggu- minggu ini adalah minggu yang berat bagiku (hem, kapan ya aku sudah pernah cerita padamu punya minggu yang ringan ya) pertama, secara fisik aku harus mengerjakan pekerjaan rumah yang ditinggalkan oleh pembantu, bayangkan git untuk sholat saja sampai tiada waktu, dan ketika sholat, sendi sendi tulang ini begitu menyakitkan ketika harus bersujud.

 

….dan barangsiapa melanggar hukum-hukum Allah, maka sungguh, dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri

(Q.S At Talaq:1)

 

 

Aku mencuci cucian anakku  (2 bayi) beda lho mencuci pakaian dewasa, bersih bersih rumah, dan take care of my baby, jika malam aku ma istriku gantian bangun kalo anakku minta susu atau pipis.

 

Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya Maha Terpuji

(Q.S Luqman: 12)

 

Sebagai pengangguran dan tak berpenghasilan maka , apa yang pantas dikerjakan oleh benalu macam aku ya mengerjakan pekerjaan rumah, aku seperti merasa pembantu rumah tangga saja. Aku lebih malu lagi kalo aku tidak melakukan apa apa di rumah. tapi ketika aku melakukan peerjaan domestik itu, hatiku berontak Git: kenapa aku harus melakukan pekerjaan ini?

 

Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya.

Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan

(Q.S At Thalaaq:7)

 

hemmm tapi yang utama lebih karena capek yang luar biasa itu, alhasil git , aku sudah 1 minggu ini benar benar bolong besar dalam sholat.

 

….Dan barangsiapa berjihad,

maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri.

Sungguh Allah MahaKaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam

(QS. Al Ankabut:6)

 

Aku malu sama Allah Git,
 
 

 

Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diriNya, yaitu barangsiapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri,

maka Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang

(Q.S Al An’am:54)

 

kedua:
Aku baru dapat kabar XXXX yang aku kirim dan YYYY sama sama me-rejectku, Git.

Di 2   lembaga itu aku punya teman dekat lho, aku sudah berusaha dengan belajar semua buku dan bahan juga kutitipkan sjumput khayalan agar segera mendapatan pekerjaan yang layak. Untuk diwawancara saja aku tidak diberi kesempatan, diseleksi admin aku sudah kalah. Sedih banget aku. Seperti dicabut seluruh dayaku. Aku sedang senang menyanyikan lagunya Anggun C Sasmi. ILUSI kena banget untukku.

……hal yang benar benar bisa menghiburku saat ini adalah melihat 2 anakku yang sedang tumbuh. Terutama saat mereka tidur…mereka ganteng seperti bapaknya Git :) hanya itu yangmenjadi obat luka hati ku saat ini….
 
 

 

Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur

(Q.S Al Mu’minun:78)

 
 

 

…Bicara soal harapan aku baru saja mengirim aplikasi untuk LLL dan AAA di B, proyek XYZ.  dengan harapan di dua lowongan ini peruntungan nasibku mungkin saja mulai muncul. Untuk posisi L ada salah satu staf bekas teman kantorku  yang kenal dengan orang XYZ. tapi sekarang aku sudah patah arang, temenku dekat saja tidak bisa membantuku, yah pada peruntungan nasib saja aku berharap.
 
 

 

Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki bencana terhadap kamu atau jika Dia menghendaki keuntungan bagimu? Sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan (Q.S Al Fath:11)

 

Git, jujur aku sempat dan mungkin sedikit frustasi dengan TUHAN yang tidak segera membantuku. Aku seperti marah padaNYA, manusiawilah kalo aku marah pada TUHAN. Tapi aku tahu itu pasti malah bikin TUHAN lebih marah padaku, mungkin TUHAN akan bilang TUHAN LU LAWAN hehehhe maaf ya...
 
 

 

Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi ini milik Allah, diwariskanNya kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa

(Q.S Al’Araf:128)

 

dan hiburan kedua yaitu: ke internet, membuka lowongan email yang seakan akan memberikan secercah harapan yang harus dikejar, tapi yah itulah penghiburanku yang bisa kulakukan saat ini.
 
 

 

….Dan barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusannya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu

 (Q.S At Thalaaq :2-3)

 

 

ketiga : adalah CURHAT DENGANMUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU
 
 

 

Bukankah Dia yang yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepadaNya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu  (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat

(Q.S An Naml:62)

 

GIT, hold me tight pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

 

Bro, Let’s Allah hold u tight.

Jika kamu sempat membaca Qur’an, akan banyak sekali kata-kata Nya yang dapat memberikan inspirasi dan kekuatan. Percayalah. Di akhir kata, cuma sebaris doa yang dapat aku berikan padamu. Doa Nabi Musa yang diabadikan dalam Al Quran:

 

 

Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang (Q.S Al A’raf:151)

 

La Tahzan

July 27th, 2008 by gitasahiva

La Tahzan, innallaha ma ana

”Jangan bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita.”

Potongan ayat Al Quran ini adalah sama dengan kalimat yang diucapkan Rasullah kepada sahabatnya Abu Bakar Sidiq, ra ketika mereka terdesak di dalam gua karena dikejar oleh musuh. Yah, suatu kalimat penghiburan yang juga dapat memberikan kekuatan.

”Ngga ada kamus ’sedih’ bagi orang yang beriman!”

Tapi ternyata, susah ya jadi ’orang beriman’, karena tetap aja aku merasa sedih. Tetap aja aku merasa sulit untuk menerima kenyataan. Tetap aja ada perasaan berat dan pengen protes pada Nya. Bahkan lebih berat daripada yang pertama.  Tapi aku yakin Allah Maha Tau dan mengerti kondisi hambanya yang lemah ini. Makanya, manusia disuruh untuk mencari kekuatan dari sumber lain. Alhamdullilah, aku menemukan Al Quran menjadi salah satu sumber kekuatan bagiku. Semoga ini menjadi jalan bagiku agar menjadi tambah ’mesra’ dengan Nya.

Bukanlah suatu kebetulan jika beberapa potongan ayat Al Quran yang secara rutin daku kirimkan ke  beberapa sahabat tiap Jumat pagi via sms, sekarang menjadi ’sumber kekuatan’ bagiku menghadapi kondisi saat ini. Sepertinya, buatku, Allah menginginkan firman Nya tidak hanya menjadi ’ayat favorit’ yang dihapalkan secara lisan, tetapi juga menjadi sesuatu yang ’melekat dihati’ dan ’diamalkan dalam perbuatan’.

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan,”kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?…..(Q. Al Ankabut:2)

Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kmu tidak mengetahui. (Q. Al Baqarah: 216)

Jika Allah mengetahui ada kebaikan di dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan yang lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan Dia akan mengampuni kamu…

(Q. Al Anfal: 70)

Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi (Q 40:55)

Dan milik Allah meliputi rahasia langit dan bumi, dan kepadaNya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertakwalah kepada Nya. Dan Tuhanmu tidak akan lengah terhadap apa yang kamu kerjakan. (Q. Hud: 123)

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami tampakkan; dan tidak ada sesuatu apapun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit (Q: Ibrahim: 38)

Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tidak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki diantara hamba-hamba.

Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi (ini) milik Allah, diwariskanNya kepada siapa saja yang Dia kehendaki diantara hamba-hambanya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang yang bertakwa (Q. Al A’raf: 128)

Barangsiapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan dia berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Q. Al Baqarah: 112)

Sekalikali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal (Q. At Taubah: 51)

Ya Allah, maka nikmat Mu yang manakah yang dapat hamba dustakan. Berikan hamba kekuatan agar hamba menjadi orang yang bisa BERSABAR, BERSYUKUR, IKHLAS dan RIDHO dengan segala keputusanmu. (26.07.08)

Through the eyes of love

May 22nd, 2008 by gitasahiva

Through The Eyes Of Love

Please, don’t let this feeling end

It’s everything I am

Everything I want to be

I can see what’s mine now

Finding out what’s true

Since I found you

Looking through the eyes of love

Now, I can take the time

I can see my life

As it comes up shining now

Reaching out to touch you

I can feel so much

Since I found you

Looking through the eyes of love

And now, I do believe

That even in a storm we’ll find some light

Knowing you’re beside me, I’m all right

Please, don’t let this feeling end

It might not come again

And I want to remember

How it feels to touch you

How I feel so much

Since I found you

Looking through the eyes of love

(Mellisa Manchester) 200508

Untittled

May 18th, 2008 by gitasahiva

Ketika,

kurasakan sudah

Ada

ruang di hatiku, yang kau sentuh

Dan ketika, kusadari sudah

Tak selalu indah cinta yang ada

Mungkin memang ku yang harus mengerti

Bila ku bukan yang ingin kau miliki

Salahkah ku bila, kau lah yang ada di hatiku…

Adakah ku singgah di hatimu

Mungkinkah kau rindukan ada ku

Adakah ku sedikit di hatimu

Bila kah ku mengganggu harimu

Mungkinkah tak inginkan ada ku

Adakah ku sedikit di hatimu

Bila memang ku yang harus mengerti

Mengapa cintamu tak dapat kumiliki

Salahku ku bila kau lah yang ada di hatiku

Kau yang ada…di hatiku…

Bila cinta kita tak kan tercipta

Ku hanya sekedar ingin tuk mengerti

Adakah diriku

O, singgah di hatimu

Dan bilakah kau tau

Kaulah yang ada di hatiku…

Kau yang ada, di hatiku….

Ada kah ku, di hatimu….?

(maliq n d’essential)

Tentang 2 Orang yang Duluan Pergi

October 9th, 2007 by gitasahiva

Menjelang lebaran seperti ini mengingatkanku pada suasana berkumpul dengan orang – orang yang kita cintai. Tetapi banyak juga orang-orang yang tidak bisa menikmati saat-saat bersama itu lagi. Entah karena pergi atau benar-benar “pergi”.

Aku sendiri dalam 2 bulan terakhir juga kehilangan 2 orang yang aku sayangi.

Yang pertama, seseorang yang sempat dekat dengan aku, dan "nyaris’” bisa membuat aku jatuh cinta sama dia, heheh…at least ada 1 hal yang belum bisa aku terima yang membuat aku yakin I was not tottaly in love with him. Setidaknya aku belum yakin aku bisa menerima dia apa adanya. He got cancer. Ini juga membuat dia menjalani hidup dengan begitu bersahaja. Tidak mengejar dunia, tetapi tetap dengan semangat hidup dan menebar kebaikan.

Aku tau, aku sebenarnya "takut" untuk kehilangan dia.

Dan tragisnya, dia memang meninggal muda, tetapi bukan karena kanker-nya melainkan karena kecelakaan sepeda motor di Kalasan, sepulang dari mengunjungi adik dari temannya yang baru divonis kanker!

Sejak dia mengidap kanker, dia memang begitu peduli dengan orang-orang dengan kanker lainnya, sehingga begitu mendengar ada yang divonis, dia akan datang dan memberikan suport dan menerapi dengan reiki yang ditekuninya.

Satu hal yang membuat aku bersyukur, setelah “hubungan tak jelas kami”, karena kesibukan kami sempat lost contact sekitar 2 bulan. Ketika itu aku padat-padatnya keluar kota. Jadi tidak merasa kehilangan.

Juli kemaren, saat transit di bandara Jakarta waktu mau ke Jogja, entah kenapa aku teringat dia. Ingat dengan ucapannya, jika aku ke Jogja harus memberi tau dia. Karena selama ini base-nya memang Semarang dan Jakarta. Maksudnya biar kita ketemuan gitu. Karena selama ini kita beberapa kali ketemuannya memang saat aku tugas di Jakarta dan pas di Jogja kemaren.


And u know what? Balasan sms-nya malah memberikan kabar kalo dia akan menikah besok! Kaget banget kan gw. Karena selama ini, dia ngga pernah crita2 apa2.  Padahal crita keluarganya yang broken dan masa kecilnya iya. Kaget, krn kalo selama ini tnyata dia emang punya pacar, di mana ceweknya ketika dia menghabiskan malam2nya dengan sms dan telp ke aku? di mana ceweknya ketika dia di UGD menunggu setelah kakaknya divonis dokter harus operasi? ketika dia meng-smsku pagi2 jam 7 cuma bilang kalo dia sedang menikmati udara pagi di kampungnya? ketika "menikmati " nyeri sakitnya kambuh atau ngotot kalo aku harus dengerin Letto, dan sms2 "ngga penting banget" lainnya……

Tapi aku tetap cool aja dengar kabar bgitu, bahkan minta alamat lengkap tempat nikahnya di Semarang, karena kalo sempat bisa saja aku maen ke semarang. Toh jogja-smarang cuma 3 jam. Aku hanya "melampiaskan" rasa aneh di hatiku dengan men-delete message2 nya yang ada di inbox-ku. Pesan2 yang membuatku bisa tersenyum dan berkesan lainnya. Semua, hanya 1 yang aku sisakan, dan kupindahkan ke folder khusus. Entah knapa, aku suka sekali sms itu, karena bisa membuatku smangat.

"kamu itu orangnya optimis dan bersemangat yaa" (5 Maret 07)

Aku ingat kenapa dia meng-smsku begitu. Saat dia menjadi melow dengan penyakitnya. Pertanyaannya mulai ngawur. sms2nya, sampai dia menanyakan,"Kenapa harus ada HIV ya?" yang aku jawab dengan iseng,"supaya gw ada kerjaan kali, hehehe.." Aku cuma ga ingin dia sedih, itu aja.

Dan, alhamdulliah dia sempat mrasakan indahnya pernikahan. Tepat 3 minggu dari pernikahannya, dia meninggal. Dan ketika aku menelpon ke hp (sebenarnya yang bicara bukan aku, tapi temanku, karena aku ngga bisa ngomong lagi) nya dan bicara dengan istrinya, istrinya begitu tabah dan tegar. Suara-nya ikhlas banget. Bersyukur sekali dia mendapatkan istri yang begitu kuat. Itulah takdir Allah. Allah Maha Tau apa yang terbaik buat hamba Nya. Makanya kita harus ber-positif thinking selalu kepada Nya.

Kehilangan yang kedua adalah tentang Panca. Belum 1 tahun  kenal, tapi kita cukup dekat. Sama dengan yang pertama, Panca juga slalu meng-sms ku malam2. Dengan ucapan ptamanya, "dah tidur kak?". Jika aku respon, kemudian dia crita macam2…curhat, atau bahkan kadang aku juga "curhat" sama dia.

Sama juga dengan yang pertama, ada 1 sms dia yang tidak kuhapus2 dan kupindahkan ke folder khusus di hp.

"..ehm, iya2.sory lupa kalo dulu kk pernah cerita…kalo gitu ke mlaboh aja kak :) panca cm ksh msukan kak..coba di baca

surat

Yusuf dan Al Munthahah shabis subuh..sbnarnya kk hanya ragu dengan diri kk sendiri..dan slalu bertanya dlm dr kk sendri dengan ‘apa dia cocok dengan aq’, nah ptanyaan itu yg kdg mbuat kk jd gak lepas, kk jadi terbebani, pdhl jika kk coba jalan dan berani kk akan tau apa dia "aneh" ato tdk..optimis ya kakak ku, tak akan lari gunung dikerjar, bahagia akan datang pada waktunya kak…" ( 5 Mei 07)

waktu itu aku hanya ketawa sembari berujar, "hehe..sok tau deh", karena rasanya saat itu aku emang lagi ngga ada cowo yang lagi di-te pe in. tapi karena berniat juga mau mengikuti anjurannya (baca surat2 tertentu) aku save (dan maaf Panca, hingga saat ini kk belum sempat ikuti anjuranmu..) smsnya kusimpan….

Hik…2 orang yang sempat dekat. 2 orang yang sudah pergi dengan cara yang sama (kecelakaan speda motor) dan sama2 meninggalkan sms di "my folder" hp. Aku jadi sdikit “trauma” untuk menyimpan sms orang lama2 atau memindahkannya ke folder khusus, tapi aku tau itu hanya kebetulan. Sudah takdirnya begitu.

Selamat jalan sahabat, kami di sini juga hanya menunggu giliran. Smoga kalian memang hamba2 yang terpilih di sisi Nya sehingga mati dengan begitu muda. Meskipun muda, aku yakin apa yang sudah pernah kalian lakukan meninggalkan pelajaran yang berharga bagi banyak orang. Love you guys!

10 Okt 07

Karena Wanita Ingin Dimengerti (terutama wanita spesial (pake telor)…

April 2nd, 2007 by gitasahiva

Selama 2 minggu ini, praktis aku banyak "bersentuhan" dengan Mba2 Waria di 4 kabupaten/kota. Mulai dari Pelatihan Pendidik Sebaya di Langkat dan Pematang Siantar/Simalungun, juga kegiatan edutainment, dan pemilihan miss waria peduli AIDS se Kabupaten Serdang Bedagai. Suatu pengalaman yang sangat luar biasa buatku. Meskipun sebelumnya, di tahun 2004 aku pernah menghadiri acara Pemilihan Miss Waria se-Sumatera Utara di Medan.Bukan sebagai peserta, tentunya, hehehe….meskipun ngga feminin2 amat, gw kan masih cewe tulen..:)

Acaranya seru dah heboh! Mereka lucu, ceria dan kreatif-nya itu loh. Aku banyak belajar dari mereka. Tetapi, semakin banyak aku bergaul dengan mereka, semakin banyak hal yang ingin aku ketahui dan merasa bego selama ini. Jika kalian berpikiran bahwa semua waria itu tongkrongannya lembut dan feminin (fisik loh ya), ternyata banyak juga waria yang fisiknya maskulin banget dan ngga nolak dipanggil "abang", tetapi kalo bicara dan berpikir sebagai waria. Ngakunya  juga waria. Ngga mau dandan cewe karena emang tongkrongannya laki banget. Tetapi melihat pilihan baju dan aksesoris yang dipakainya, baru deh kelihatan. Fiuh…

Yang istimewa dan membuatku terharu, hik, melihat antusias mereka terhadap isu HIV/AIDS yang dibawakan. Meskipun kemampuan loading peserta ngga sama (ada yang lambreta, tapi ada juga yang pentium 3 boo), tetapi paling tidak besar sekali harapan mereka untuk menunjukkan sisi positip dari seorang waria.

Terharu juga mendengar harapan, keinginan dan "bosan"-nya mereka yang selama ini dianggap "sampah" oleh masyarakat. Meskipun kegiatan saling "mencela" di antara mereka terus berjalan (misalnya pas ada waria yang ngomong janji untuk komitmen dalam program HIV/AIDS, ada aja yang nyeletuk "Kaidah", "Kak Siti", "Perez.." yang artinya kira-kira "gombal/bermanis mulut") tetapi terlihat mereka punya semangat karena merasa diperhatikan.

Apalagi jika mereka diberi tahu bahwa waria-waria di tempat lain, teman-teman mereka, juga sedang terus berkiprah hal yang sama.

Ada pertanyaan cerdas  yang terlontar dari mulut salah satu peserta.  HIV/AIDS? Mengapa kami yang menjadi sasaran program? Mengapa kami yang dikejar2 seolah kami menjadi sumber penularan?

Yup, kecurigaan itu jelas masih ada, dan terasa "tidak adil" memang. Untunglah si Gita tak kalah "lancip"nya untuk menjawab dengan jurus2 tentang "perjuangan" kita semua untuk mengepung semua pihak, terutama high risk men (bukan kaidah loh!). Sehingga mereka mengerti dan jelas…

Well,

I know.. it’s not the end, but the beginning.

Masih banyak "PR" yang mesti diselesaikan. Untuk mengakomodasi semangat mereka, keinginan-keinginan mereka. Karena waria juga ingin dimengerti…

 

hapy bday

December 11th, 2006 by gitasahiva

Happy bdday to me..happy bday to me…

begini rasanya ultah jauh dari orang2 tercinta..sebentar lagi pulang ke hotel, mandi air panas, dan masih harus bikin PR kantor. Benar2 harus, karena emang ngga ada waktu lagi. Dah kelamaan ninggalin kantor, sementara agenda lain juga sudah menanti.

Cuma mau nulis, mumpung msh on line di kantor…(sst..sambil kuliah nih)..mau ngucapin ke semua teman2 yang udah nelpon, sms (malah yang ngucapin langsung cuma 1 orang, hik..)..bersyukur banget atas bertubi2 ucapan selamatnya

mudah2an semua doa kita diijabah Allah ya.amin..trutama, doa yang  satu itu. heheheh..u know lah..

Khusus buat Uyak, kk mohon maaf banget ngga bisa nepatin janjinya..

ultah kali ini, i’m still a single Yak. Yang kakak ceritain sebelum berangkat ke Jakarta kayaknya belum bisa diwujudin secepat itu, sori ya Dek..:) detilnya ntar aja ya, pas ketemu di Medan….

dah capek banget, lapar…dah jam 7 malam. i have to go now..

jadi ingat lagu lama dari NKOTB

Hapy bday to u

this is your day,

You’re still young

age is just a number..

this is (my) ur day…(my) ur day..

happy bday to me…

Back To School

August 31st, 2006 by gitasahiva

Wah, seru banget seminggu ini, kembali jadi ”anak sekolahan”. Kemaren, baru ngerasain lagi jadi anak kost2an. Eh, ngga ding sebenarnya ini pengalaman pertamaku untuk kost. Kalo untuk jadi anak rantau sih udah pernah sebelumnya. Mulai dari PBL (Praktek Belajar Lapangan), KKN, trus juga pas mau ke ausie (3 bulan di

Jakarta

, 3 bulan di Ausie), dan yang terakhir ke Banda kemaren. Tapi, itu

kan

beda banget. Tinggal di rumah, bukan itungan kost. Nah yang terakhir ini benaran jadi anak kost.

Atas kebaikan Reny akhirnya aku bisa terdaftar di An Nur. Kost2an cewe daerah Monjali. Lumayan lah dari kampus. Dan soal makan –salah satu yang aku khawatirkan tinggal di Jogja- ternyata ngga masalah lagi. Enak kok makan di sini, meski masih cari sambal. Yang jelas, murah banget dibanding dengan…Banda Aceh, heheheh…

Jadi anak kost, dapat ‘adik-adik’ baru di

sana

(gile…gw paling tuwir, Bo!), baik-baik, ramah…senang banget. Dinamika anak kos mulai kerasa kalo mereka mulai menggosip, hehehehe…sama bu kos juga dah kenal. Baik lagi.

Kok kayaknya aku ketemu dengan orang yang baik dan helpful banget ya. Sampe mereka mau buat jadwal untuk antar jemput diriku. Jadi aku malah yang ngga enakin sendiri, hik ngerepotin orang. Soalnya kalo malam emang  ngga ada angkot lagi di sini, jadinya mesti dijemput. Tapi tadi dah nanya2, kalo ada taksi lumayan. Or naik becak bisa ngga ya?

Begitulah, untuk social life so far so good. Alhamdullilah ketemu orang yang baik-baik.

Betah di Jogja. Malam dingin banget. Ngga perlu pake AC. Malah kain yang aku bawa dari

Medan

rasanya kurang tebal. Dingin.

Tentang sekolah, heheeh…asli capek banget! Badanku rasanya mau patah. Jadi ingat Si Mba tukang urutku. Pulang dari sini, badan mesti di’stel’ lagi neh.

Tau ngga, kuliah IT (Information Technologi) 2 hari ini seru. Kita diajarin mulai dari awal banget. Mulai dari gimana caranya punya account, cara send email, send pake attachment, ikut milist, browsing, and chat! Heheeh…jadilah daku ‘asisten dosen’ dadakan, karena ternyata teman2 yang lain belum terbiasa. Asyik sih sharing kayak gini. Semuanya excited dapat ‘ilmu baru’, sama seperti diriku sekitar 8 tahun yang lalu, ketika pertama kali berkenalan dengan internet. Dan yang pasti, bisa bikin cepat akrab dengan kawan-kawan baru.

Yang asyiknya disini bisa on line trus, jadilah aku bisa chat dengan kawan2 lain yang dah jarang chat karena modem laptopku masih rusak, hehehee…

Hm, capek banget. Mudah2an sehat terus deh. Karena kalo dah sakit mana bisa mikir lagi nih.

Oh ya, tadi juga sempat ketemu temanku satu angkatan. Fivi. Dia dah jadi PNS di salah satu Puskesmas di Kulon Progo. Reuni kecil, karena ada beberapa anak FKM USU ketemu disini. Saling buka dompet dan hp, ‘mamerkan’ pic anak masing-masing, heheh…tinggal gw aja yang gigit jari. Yah, daku apa yang dipamerin ya? Hehehe….

Ngga papa deh dah tua, yang penting tetap berjiwa muda. Soalnya tadi ada teman baru yang sama-sama S2, ‘nuduh’ kalo aku baru tamat langsung nyambung S2, heheeh…ngga salah tuh, belum tau dia. Bisa jadi kita malah sebaya tuh.

So far so good. Tapi besok kayaknya suasana bakal beda. Karena kita bakal kuliah umum untuk core public health dengan orang2 yang berbeda, dan aku yakin bakal menyenangkan. Well, dapat ilmu baru, ketemu orang-orang yang menyenangkan, suasana

kota

yang asyik, what else? Ngga ada alasan buat ‘mengeluh’ ke Dia. Atau lebih tepatnya, ‘malu’ untuk mengeluh, setelah semua yang Dia berikan.

U DON’T KNOW ME

August 19th, 2006 by gitasahiva

Beberapa hari ini aku dapat cobaan. Dari orang yang merasa ‘kenal’ aku padahal tidak. Dari orang yang merasa he is a the right man to me. Pernah dia bilang dalam SMS-nya : "Aku mempelajari orang Taurus beberapa hari ini. Cewe Taurus itu workcholic, petualang, perfectionis, terlalu mandiri, dan beberapa kalimat yang tidak sempat aku apal, karena langsung aku delete.

Please, deh. Kalo yang dia maksudkan itu aku. He is tottaly wrong! Yang pertama, i am not Taurus, i am sagitarius. Yang Taurus tuh mantan gw. Entah darimana dia ambil kesimpulan gw Taurus.

Yang kedua, gw ngga merasa workholic,ngga merasa perfectionis, apalagi merasa ngga butuh cowo. Gile aja! gw masih cewe normal.

Ngga perlu dia ngirimin gw kata2 bahwa cowo adalah pemimpin, kodrat cewe harus berumah tangga dan sebagainya..ngga perlu banget! Apalgi kalo ambil kalimat or potongan ayat dari sana sini.

Kalo sampe sekarang gw belum merid, bukan lantaran gw ngga ada yang mau. Bukan lantaran gw ngga mau dipimpin..Emang sih awalnya gw ngga mau peduli dengan sms dia, meski sempat kepancing juga. Untung teman2 di kantor yang cowo yang gw minta pendapat tentang gw dan jawaban mereka cukup menenangkan (Thanks Bros!).

Yup. Ngapain juga gw pusing. Heran. Mestinya, ketika kita merasa ada sesuatu yang ’salah’, hal yang pertama kita lakukan adalah intropeksi diri dulu. Baru orang lain. Bukankah ketika kita mau dipimpin orang, hal utama yang kita lihat siapa dulu ‘pemimpinnya’.

Sekedar curhat aja. Ngelepasin bete!

Ya Allah, hindari aku dari sombong yang mungkin ada dalam diri.